Studio IPALbelajar · simulasi · rancang

Belajar › Unit pengolahan

Biofilter aerob

Rujukan buku: Buku 3, Bab 8

Coba di simulasi →

Apa fungsinya

Biofilter aerob adalah bak berisi media plastik (sarang tawon, bioball) atau batu yang terendam air limbah dan terus diberi gelembung udara. Bakteri tumbuh sebagai lapisan lendir (biofilm) pada permukaan media dan memakan bahan organik terlarut dengan bantuan oksigen. Unit ini dipakai sesudah pengendap awal bila dibutuhkan keluaran lebih baik dan lahan lebih kecil daripada pengolahan anaerobik. Imbalannya: kempa udara (blower) harus menyala terus, jadi ada biaya listrik dan perlu operator.

Cara kerja

  • Air limbah masuk dari bawah dan mengalir naik melalui media (aliran naik). Bak dibagi beberapa kompartemen yang disusun seri.
  • Pipa penyebar udara (difuser) di dasar bak meniupkan udara. Gelembung memberi oksigen dan sekaligus mengaduk air agar seluruh media terlayani.
  • Biofilm terus tumbuh. Bagian yang tua mengelupas dan terbawa air sebagai padatan halus, sehingga sesudah biofilter selalu diperlukan pengendap akhir.
  • Karena bakteri melekat pada media, tidak perlu resirkulasi lumpur seperti pada lumpur aktif. Ini yang membuat biofilter lebih mudah dioperasikan.

Rumus dan cara menghitung

Ukuran biofilter ditentukan oleh dua syarat; yang menghasilkan luas lebih besar menjadi kriteria penentu.

(1) B_BOD  = C_BOD x Q / 1000
    V_media = B_BOD / L_v          luas_1 = V_media / h_media
(2) V_hrt   = Q_jam x HRT_min      luas_2 = V_hrt / h_air
    luas    = maks(luas_1, luas_2)
  • B_BOD = beban BOD masuk (kg/hari); C_BOD = kadar BOD masuk unit (mg/L); Q = debit rata-rata (m3/hari)
  • L_v = beban organik rancangan terhadap volume media (kg BOD/m3 media/hari)
  • h_media = tinggi media (m); h_air = tinggi air = h_media + 0,40 m (ruang di bawah media) + 0,30 m (air di atas media)
  • Q_jam = debit rata-rata (m3/jam); HRT_min = waktu tinggal minimum (jam)

Luas dibagi rata ke beberapa kompartemen. Bila satu kompartemen lebih lebar dari lebar maksimum (3,50 m), bak dipecah menjadi beberapa modul paralel. Sesudah ukuran dibulatkan, beban nyata dan waktu tinggal nyata dihitung ulang dari volume terpasang.

Kebutuhan oksigen dan udara:

O2     = f_O2 x B_BOD                    (kg O2/hari)
udara  = O2 / (0,28 x OTE)               (m3/hari)
  • f_O2 = kebutuhan oksigen per kg BOD terurai (baku 1,20 kg O2/kg BOD)
  • 0,28 = kg oksigen dalam 1 m3 udara
  • OTE = efisiensi transfer oksigen difuser (baku 0,09)

Daya kempa dihitung dengan rumus kompresi adiabatik terhadap tekanan kolom air setinggi h_air; lihat daya blower. Angka ini daya teoritis: kehilangan tekan di pipa dan difuser belum dimasukkan, jadi pilih blower dengan cadangan tekanan.

Kriteria perancangan

Kriteria Rentang Acuan
Beban BOD terhadap volume media 0,30 - 1,00 kg/m3/hari Buku 3, Bab 8; Metcalf & Eddy
Waktu tinggal hidrolis ≥ 3,0 jam Buku 3, Bab 8
Tinggi media 1,00 - 2,50 m Buku 3, Bab 8

Parameter baku yang dipakai aplikasi (boleh diubah di simulasi):

Parameter Nilai baku
Beban BOD rancangan 0,60 kg/m3 media/hari
Tinggi media 1,50 m
Luas permukaan spesifik media 150 m2/m3
Waktu tinggal minimum 3 jam
Jumlah kompartemen 2
Kebutuhan oksigen 1,20 kg O2/kg BOD
Efisiensi transfer oksigen 0,09
Jagaan / lebar maksimum 0,40 m / 3,50 m

Waktu tinggal lebih panjang dari batas bawah tidak merugikan proses; yang membatasi biofilter adalah beban organik media.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menghitung volume media dari volume bak. Yang dipakai adalah volume media saja, bukan volume air total.
  • Membuang pengendap akhir untuk menghemat biaya. Biofilm yang mengelupas langsung menaikkan TSS keluaran.
  • Memasang satu blower saja. Saat blower rusak, biofilm kekurangan oksigen dalam beberapa jam dan bau muncul. Pasang dua (satu cadangan).
  • Media dipasang tanpa penyangga kuat. Media yang terangkat atau ambruk membuat aliran pintas.
  • Difuser tidak rata, sehingga ada bagian media yang tidak teraerasi dan tersumbat lumpur.

Pemeliharaan dan pengoperasian

Periksa blower setiap hari (bunyi, suhu, saringan udara) dan gilir blower kerja dengan cadangan setiap minggu. Amati gelembung di permukaan: daerah tanpa gelembung menandakan difuser tersumbat. Bila oksigen terlarut di kompartemen akhir di bawah sekitar 2 mg/L, tambah udara. Endapan di dasar bak dan lumpur pengendap akhir dibuang berkala ke pengering lumpur.

Studi kasus: biofilter aerob Griya Asri

Rangkaian R3: debit rata-rata 150,0 m3/hari (6,25 m3/jam). Sesudah pengendap awal, BOD masuk biofilter 280 mg/L dan TSS 114 mg/L.

  1. Beban BOD = 280 x 150,0 / 1000 = 42,0 kg/hari.
  2. Volume media dari beban organik = 42,0 / 0,60 = 70,00 m3. Pada tinggi media 1,50 m, luas = 46,67 m2.
  3. Tinggi air = 1,50 + 0,40 + 0,30 = 2,20 m. Luas dari waktu tinggal 3 jam = 6,25 x 3 / 2,20 = 8,52 m2.
  4. Kriteria penentu: beban organik media (46,67 m2 lebih besar dari 8,52 m2).
  5. Dibagi 2 kompartemen = 23,33 m2 per kompartemen. Lebar hitung jauh melampaui 3,50 m, sehingga dipecah 4 modul paralel. Tiap kompartemen 2,20 m x 2,70 m; panjang satu modul 2 x 2,20 + 0,12 (sekat) = 4,55 m.
  6. Volume media terpasang 71,28 m3 (luas lekat 10.692 m2); beban nyata 0,59 kg BOD/m3/hari.
  7. Volume efektif 104,54 m3; waktu tinggal nyata 16,73 jam.
  8. Oksigen = 1,20 x 42,0 = 50,4 kg O2/hari. Udara = 50,4 / (0,28 x 0,09) = 2.000 m3/hari = 1,39 m3/menit. Daya kempa teoritis 0,68 kW; dipasang 2 blower.
Hasil Nilai
Ukuran 4 modul, tiap modul 4,55 m x 2,70 m, tinggi bak 2,60 m
Luas denah 49,14 m2
Lumpur biofilm 21,0 kg bahan kering/hari
BOD / TSS keluar biofilter 56,0 mg/L / 34,2 mg/L (penyisihan 80 % dan 70 %)

Pemeriksaan: beban media 0,59 (OK, 0,30-1,00), waktu tinggal 16,73 jam (OK, ≥ 3), tinggi media 1,50 m (OK).

Catatan

Keluaran biofilter (BOD 56 mg/L) masih di atas baku mutu 30 mg/L. Penurunan berikutnya terjadi di pengendap akhir. Aplikasi memberi pengendap akhir penyisihan 92 %, angka yang sebenarnya untuk gabungan aerasi + pengendap pada lumpur aktif, sehingga BOD akhir R3 (4,3 mg/L) kemungkinan terlalu optimistis. Lihat penjelasan di halaman pengendap akhir.

Rujukan

  • Buku 3, Bab 8 (seri Menggambar Teknik untuk Teknik Lingkungan).
  • Metcalf & Eddy, Wastewater Engineering: Treatment and Resource Recovery.
  • Permen LHK No. 68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik.